WhatsApp Business API

Template WhatsApp Business API: Cara Menyusunnya agar Disetujui Meta

Tim OriosID — Pendamping onboarding WhatsApp Business API di OriosID · 3 menit baca

Di WhatsApp Business API, kamu tidak bisa mengirim pesan pembuka sesukanya. Begitu jendela layanan 24 jam tertutup, satu-satunya cara menghubungi pelanggan adalah lewat template yang sudah disetujui Meta.

Karena itu kualitas template menentukan seberapa lancar broadcast dan notifikasi usahamu.

Apa itu template

Template adalah pesan dengan kerangka tetap yang kamu ajukan ke Meta lebih dulu. Bagian yang berubah-ubah, seperti nama pelanggan atau nomor pesanan, ditulis sebagai variabel. Setelah disetujui, template bisa dikirim ke banyak pelanggan dengan isi variabel yang berbeda.

Template juga menentukan biaya, karena tiap template masuk salah satu kategori dengan tarif berbeda. Rinciannya ada di artikel cara kerja biaya WhatsApp Business API.

Alur pengajuan di Orios WACRM

  1. Simpan sebagai draf. Template boleh belum sempurna. Contoh nilai variabel baru wajib saat template dikirim ke Meta.
  2. Kirim ke Meta. Template masuk antrean review. Kalau pengiriman gagal, drafnya tetap tersimpan sehingga bisa diperbaiki dan dikirim ulang.
  3. Tarik status terbaru. Hasil review Meta bisa disinkronkan ke dashboard, termasuk isi terbaru templatenya.
  4. Ajukan ulang bila ditolak. Perbaiki isinya, lalu kirim lagi.

Satu aturan yang perlu diingat: nama template dan bahasanya harus unik sebagai pasangan. Template bernama sama dengan bahasa berbeda tidak bentrok, tapi nama dan bahasa yang sama tidak bisa dibuat dua kali.

Template juga bisa memuat tombol Flow, yaitu tombol yang membuka formulir di dalam chat. Detailnya ada di artikel WhatsApp Flows.

Yang sering membuat template bermasalah

Keputusan akhir ada di Meta, jadi tidak ada jaminan. Tapi beberapa kebiasaan ini umumnya membantu:

  • Pilih kategori yang jujur. Template yang isinya promosi tapi diajukan sebagai Utility berisiko ditolak atau dikategorikan ulang. Pisahkan informasi transaksi dari penawaran.
  • Beri contoh nilai variabel yang nyata. Contoh seperti "test" atau "abc" membuat Meta sulit menilai maksud pesan.
  • Jangan terlalu banyak variabel. Template yang isinya hampir seluruhnya variabel sulit dinilai dan sering bermasalah.
  • Tulis yang jelas dan sopan. Hindari kalimat yang menyesatkan, ancaman, atau janji yang tidak bisa ditepati.
  • Konsisten dengan identitas bisnis. Nama usaha di pesan sebaiknya sesuai dengan profil bisnis di nomor.

Cek sebelum broadcast

Template yang sudah disetujui pun bisa gagal terkirim kalau parameternya tidak sesuai definisi di Meta. Kesalahan jenis ini biasanya muncul sebagai error parameter (#131009), dan pesan yang gagal bisa menghabiskan kuota pengiriman.

Untuk mencegahnya, Orios WACRM punya tombol "Cek dulu" di form broadcast. Fitur ini mencocokkan payload dengan definisi template di Meta tanpa mengirim pesan apa pun, lalu menampilkan kesalahan dan peringatan. Kamu memperbaikinya sebelum mengirim ke ribuan nomor.

Kalau sebagian pesan tetap gagal, dashboard menyediakan diagnosis kegagalan dan tombol retry untuk mengirim ulang yang perlu dikirim ulang.

Ringkasnya

  1. Susun template dengan kategori yang tepat dan contoh variabel yang nyata.
  2. Kirim ke Meta, lalu sinkronkan statusnya.
  3. Kalau ditolak, perbaiki dan ajukan ulang.
  4. Jalankan "Cek dulu" sebelum broadcast.
  5. Segmentasikan penerima supaya saldo tidak terbakar untuk pesan yang tidak relevan.

Belum yakin template kamu akan lolos? Kirimkan isinya ke tim OriosID dan kami bantu memeriksanya sebelum diajukan. Detail layanannya ada di halaman WhatsApp Business API.

Ada yang mau ditanyakan?

Tim kami biasa mendampingi UMKM dari awal sampai jalan. Cerita saja kondisi bisnismu.

Chat lewat WhatsApp

Baca juga